Kaki Bengkak Pada Kehamilan

Keluhan ini adalah hal yang sering terjadi pada ibu hamil. Sebagian besar ibu hamil akan mengalami kaki bengkak.

Umumnya ini terjadi mulai awal trimester 3, setelah melewati masa mual / muntah dan berat badan naik.

 

Faktor-faktor yang menyebabkan adalah:

  • Wanita hamil menahan lebih banyak cairan daripada saat tidak hamil, sehinga wajar terjadi penumpukan cairan ini
  • Pembesaran rahim yang “menekan” pembuluh darah sehingga menyebabkan terhambatnya aliran darah dari bawah ke arah jantung. Hal ini menyebabkan lebih banyak cairan yang tertimbun di bawah.
  • Kaki menahan berat beban yang semakin bertambah dari waktu ke waktu

 

Sebenarnya kaki bengkak yang normal adalah hal yang wajar dan susah untuk dihindari, namun hal ini tidak berakibat apa-apa, hanya mengakibatkan rasa tidak enak dan pegal-pegal.

 

Tips mengurangi Kaki Bengkak

Ada beberapa tips yang diharapkan bisa mengurangi bengkak kaki ini, yaitu:

  • Kurangi Garam. Sifat garam dalam tubuh adalah menahan air. Dengan menguranginya, maka diharapkan bengkak kaki akan berkurang. Hindari makanan junk food, makanan kaleng dan instan karena umumnya mengandung garam tinggi.
  • Ganjal kaki dengan bantal saat tidur agar posisinya lebih tinggi daripada jantung, sehingga aliran balik darah dari kakiĀ  ke jantung lancar.
  • Jangan berdiri atau duduk terlalu lama agar tidak cepat merasa pegal. Pegal bisa berarti aliran darah terganggu atau otot kaki mulai lelah. Dan saat duduk jangan menyilangkan kaki agar sirkulasi darah tidak terhambat.

 

Saat kaki bengkak gunakan alas kaki yang nyaman, ber-hak rendah atau datar, ganti dengan ukuran yang sesuai. Bergeraklah / berjalanlah dengan hati-hati. Kenakan pakaian yang tidak ketat agar sirkulasi darah lancar.

Pada umumnya bengkak hilang setelah persalinan, atau hilang secara bertahap.

 

Kapan Bengkak Ini Perlu Diwaspadai?

Jika pembengkakan ini terjadi di seluruh tubuh, disertai dengan tekanan darah yang tinggi, sering pusing dan mudah lelah segeralah memeriksakan diri ke dokter. Dikhawatirkan terjadi preeklampsia yang bisa menjadi eklampsia dan membahayakan ibu hamil karena bisa menyebabkan pembengkakan paru-paru, kelainan darah, hati dan pendarahan otak, serta resiko persalinan prematur.

Artikel terkait:
Tangan Kesemutan Pada Kehamilan

2 comments

    • dinda on 1 Desember 2016 at 23:56

    dok,bila ingin operasi sesar, bisa gk dilakukan 1 minggu sblum tanggl prediksi kelahiran beby nya

    1. Asal sdh cukup umur dan gak ada mslh apa2, bisa

Komentar telah dinon-aktifkan.