Mei 26

Puasa Saat Hamil

Puasa Saat Hamil

Puasa Saat Hamil

Beberapa saat lagi kita akan memasuki bulan puasa Ramadan. Bagi ibu-ibu yang sedang hamil tentu menimbulkan keraguan atau pertanyaan. Bolehkan ketika hamil melakukan ibadah puasa? Amankah bagi janin saya?

Sebenarnya puasa jika dilihat secara pola makan adalah merubah jam makan dari pagi – siang – sore menjadi Subuh – Maghrib. Pintar-pintar kitalah untuk mengatur asupan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Amankah Berpuasa Saat Hamil?

Puasa tidak berpengaruh secara langsung terhadap janin, karena janin mendapatkan makanan dari aliran darah di placenta. Justru yang terpengaruh langsung adalah ibunya.

Puasa hanyalah 1 bulan dari 9 bulan kehamilan Anda.

Kapan Sebaiknya Tidak Berpuasa?

  • Pada awal-awal kehamilan tubuh bumil masih dalam tahap penyesuaian diri. Naik turunnya kadar hormon bisa jadi membuat bumil mengalami morning sickness yang menyebabkab bumil mengalami mual dan muntah. Muntah ini bisa menyebabkan kekurangan cairan dan elektrolit tubuh / dehidrasi.
  • Pada trimester 3 janin membutuhkan makanan lebih banyak. Otomatis si ibu harus menambah makannya. Jika tidak, umumnya si ibu akan cepat lemas dan lelah.
  • Pada saat menjelang persalinan sebaiknya tidak puasa, karena proses melahirkan sangat menguras tenaga dan emosi.
  • Berkeringat dingin yang menandakan si ibu tidak kuat untuk melanjutkan puasa.
  • Diare yang sampai menyebabkan badan lemas, dan sakit perut hingga terasa melilit.
  • Lemas dan pusing, pertanda hipoglikemia (kadar gula dalam darah cukup rendah)
  • Mimisan tanda badan tidak sehat / stabil.
  • Secara umum, jangan memaksakan diri untuk berpuasa jika kondisi badan tidak sehat.

Tips Puasa Saat Hamil.

  • Konsultasikan kepada dokter mengenai boleh dan tidaknya Anda berpuasa.
  • Selalu makan sahur, mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.
  • Minum lebih banyak saat sahur dan berbuka. Diusahakan minum paling tidak 2 liter dalam sehari. Tambahkan susu hangat untuk mencegah anemia. Saat sahur sebaiknya jangan mengkonsumsi minuman yang manis agar tidak mudah lapar nanti saat puasa. Saat berbuka, makanlah lebih sering tapi sedikit-sedikit.
  • Makanlah makanan yang bergizi dan seimbang.
  • Istirahat yang cukup.
  • Beraktivitas secara normal, tidak berlebihan. Jagalah kesehatan mental, jangan berpikir yang berat-berat sehingga menimbulkan stress.
  • Cek perubahan berat badan, diusahakan berat badan tidak turun.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Puasa Saat Hamil

  • Rajin kontrol seperti biasanya
  • Lebih memperhatikan perkembangan berat badan, diusahakan berat badan tidak justru turun pada puasa saat hamil

Jadi ….

Tidak ada halangan bagi ibu hamil untuk berpuasa, selama badan sehat dan dapat menjaga asupan gizi yang dibutuhkan. Justru ketenangan jiwa selama berpuasa berdampak positif bagi Anda.

Mei 19

Mendeteksi Cacat Janin Dengan USG

Teknologi kedokteran terus berkembang dewasa ini supaya kehamilan pada usia lanjut tetap aman dan melahirkan bayi yang sehat. Prenatal diagnosis perlu dilakukan untuk menghindari cacat bawaan pada kehamilan yang berisiko tinggi.

Prenatal diagnosis merupakan segala aktivitas prenatal untuk mendiagnosis adanya kelainan pada janin, baik cacat pembentukan (malformasi), kelainan genetik, kromosom maupun kelainan metabolisme. Pemeriksaan yang dilakukan ada berbagai cara, contohnya, USG di perut atau Ultrasound abdominal, USG transvaginal, pengambilan cairan ketuban, dan biopsi plasenta.

Banyak yang bisa didapatkan dari pemeriksaan USG (ultrasonography). Setidaknya, pemeriksaan USG dilakukan tiga kali selama masa kehamilan.

USG bisa juga digunakan untuk mendeteksi cacat bayi, terutama cacat organ seperti jantung, saluran kencing dan spina bifida. Biasanya pada bulan ke tiga, bayi sudah cukup besar untuk dideteksi kelainannya dengan USG. Metode ini tidak membahayakan janin maupun ibu serta dapat memberikan informasi tentang pertumbuhan bayi dan posisi janin.

Pemeriksaan dengan USG bisa dilakukan pada usia kehamilan 12-14 minggu dan 18-22 minggu. Meski “terlihat” atau tidaknya bentuk kecacatan tadi juga ikut ditentukan oleh posisi bayi yang menghadap ke atas/depan, kemampuan dokter ahli ginekolog menganalisa tampilan di layar, serta kecanggihan alat itu sendiri. Artinya “Meski semua ginekolog diharapkan bisa membaca hasil pemeriksaan USG biasa (2 dimensi), pemeriksaan dengan USG 3 atau 4 dimensi akan lebih memudahkan.”

Cacat bawaan umumnya terjadi sebelum bayi sempurna dibentuk, yakni di bawah usia kehamilan 17 minggu. Kendati begitu, tidak berarti lepas dari periode tersebut janin terbebas dari peluang kecacatan. Contohnya, ibu hamil yang mengalami infeksi cairan ketuban di usia kehamilan 5 minggu, meski awalnya normal-normal saja. Bila itu yang terjadi, bisa jadi bayi akan mengalami kecacatan.

Tak seorang pun di antara kita yang berharap pernah melahirkan bayi cacat. Tapi seandainya kenyataan pahit tersebut harus kita hadapi, tak perlu menyalahkan diri sendiri. Apalagi sampai menumpahkan segala penyesalan pada si kecil dengan menutup harapannya untuk hidup alias mengakhiri kehamilan. Sebagai manusia biasa, kita sama sekali tak berwenang.

Mei 04

Salpingitis Penyebab Susah Hamil

Kali ini kita bahas salah satu penyebab sulit hamil.

Apakah Salpingitis / PID Itu?

Salpingitis atau pelvic inflammatory disease (PID) atau juga biasa disebut dengan radang panggul adalah terjadinya inflamasi pada tuba fallopi. Tuba fallopi perpanjangan dari uterus. Salpingitis adalah salah satu penyebab umum terjadinya infertilitas pada wanita. Apabila salpingitis tidak ditangani dengan segera, maka infeksi ini akan menyebabkan kerusakan pada tuba fallopi secara permanen sehingga sel telur yang dikeluarkan dari ovarium tidak dapat bertemu dengan sperma. Kasus ini sebagian besar ditemukan pada perempuan berusia 15-24 tahun yang aktif secara seksual.


Gambar Salpingitis

Gejala

Adapun tanda dan gejala-gejala dari salpingitis / PID adalah :

  • Nyeri pada kedua sisi perut
  • Demam
  • Mual muntah
  • Kelainan pada vagina seperti perubahan warna yang tidak seperti orang normal atau berbau
  • Nyeri selama ovulasi
  • Sering kencing
  • Lower back pain

  • Disminorhoe
  • Nyeri Abdomen
  • Perdarahan pervaginam atau sekret vagina

Faktor Resiko

Faktor resiko kelainan salpingitis / PID biasanya disebabkan oleh hal-hal berikut ini.

  • Sering berganti pasangan
  • Aktivitas seksual masa remaja
  • Pernah menderita penyakit menular seksual

Penyebab

Penyebab salpingitis / PID biasanya adalah infeksi bakteri yang masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii.

Paling banyak disebabkan oleh bakteri yang menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual misalnya Chlamydia, Gonorrhoeae.

Penularan yang utama adalah melalui hubungan seksual, meskipun demikian bakteri bisa juga masuk ke dalam tubuh melalui proses kebidanan seperti pemasangan IUD, persalinan, keguguran dan biopsi endometrium.

Pencegahan

Anda dapat melakukan pencegahan dengan melakukan hal berikut ini.

  • Lakukan kegiatan seksual yang sehat.
  • Pemeriksaan kesehatan rutin pada diri Anda dan pasangan, lakukan pemeriksaan ginekologi maupun tes infeksi menular seksual untuk mendeteksi gejala penyakit radang panggul atau penyakit lainnya. Makin cepat penyakit dapat terdiagnosis, maka makin besar pula tingkat kesuksesan pengobatan.
  • Segera temui dokter jika Anda merasakan gejala radang panggul atau infeksi menular yang tidak biasa, seperti sakit panggul berat atau perdarahan di antara periode menstruasi.
  • Saling terbuka mengenai sejarah infeksi menular seksual dengan pasangan Anda adalah salah satu tindakan pencegahan yang dapat menyelamatkan kesehatan bersama.
  • Pertahankan kebiasaan kebersihan yang sehat, hindari mencuci vagina (vaginal douching) dan bilaslah alat kelamin dari arah depan ke belakang seusai buang air untuk mencegah bakteri masuk melalui vagina.
  • Hindari atau pantang berhubungan seksual beberapa saat khususnya setelah persalinan, keguguran, aborsi, atau setelah melalui prosedur ginekologi lain untuk menjaga agar kondisi rahim tetap aman dari infeksi bakteri.
  • Pencegahan akan lebih mudah dilakukan bersama pasangan. Saling mengetahui sejarah infeksi menular seksual, informasi penyakit menular seksual terkini, dan saling mendukung selama proses pengobatan dapat memperlancar proses penyembuhan. Pemeriksaan dan konsultasi dokter yang rutin sangat disarankan jika Anda sedang mengidap penyakit lain di saat bersamaan.

Bagaimana Mengatasinya?

Pengobatan pelvic inflammatory disease (PID) dapat dilakukan dengan cara pemberian antibiotik pada penderita yang masih berada pada tahapan awal penyakit. Pemberian antibiotik dapat dibarengi dengan obat pereda sakit jika Anda merasakan sakit di daerah perut atau panggul.

Sebagian besar pasien dengan kasus PID berat dapat menerima antibiotik melalui infus di rumah sakit. Pengobatan antibiotik harus diselesaikan sesuai dengan periode konsumsi yang dianjurkan oleh dokter agar dapat menyembuhkan infeksi bakteri yang ada.

Dokter juga dapat menganjurkan pasien untuk melepas alat kontrasepsi IUD bila penderita tak kunjung membaik setelah beberapa hari. Untuk mencegah penyebaran infeksi pada orang lain selama periode pengobatan ini, pasangan seksual Anda juga disarankan untuk menjalani tes serta melakukan pengobatan walau tidak nampak gejala yang sama. Dokter juga akan menganjurkan Anda dan pasangan untuk tidak berhubungan seksual selama proses pengobatan berlangsung.

Akibat Lebih Lanjut

Pelvic inflammatory disease (PID) yang berada pada tahapan serius dapat ditangani dengan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi atau pengangkatan ovarium atau ooforektomi. Prosedur ini dilakukan jika pemberian antibiotik tidak efektif menyembuhkan infeksi atau jika abses telah muncul pada organ yang terinfeksi. Pengangkatan organ dilakukan sebagai tindakan pencegahan menyebarnya infeksi ke panggul atau perut.

Apr 28

Obat Penguat Kandungan


Obat Penguat Kandungan (label merk dan pabrik disamarkan).

Bila terjadi bumil mengalami flek-flek, maka itu adalah tanda terjadinya ancaman keguguran (Abortus Iminens).

Sebenarnya penyebab Abortus Iminens ini banyak, tapi penyebab terbanyak adalah:

  • Kekurangan hormon progesteron
  • Ketidakseimbangan hormon progesteron & esterogen
  • Kelainan kromosom

Di awal kehamilan hormon progesteron lebih banyak daripada hormon esterogen. Jika misalnya bumil mengalami stres, lelah mental maupun lelah fisik, maka akan ada zat yang merangsang produksi esterogen. Nah … jika esterogen lebih tinggi kadarnya daripada esterogen, hal ini bisa mengakibatkan kontraksi.

Obat penguat ini berisi hormon progesteron sintetik, sehingga diharapkan kadar hormon progesteron lebih tinggi daripada hormon esterogen, sehingga rahim berhenti berkontraksi.

Karena penyebab dari ketidakseimbangan progesteron & esterogen ini adalah lelah fisik, mental dan stress, maka cara terbaik adalah dengan menghindari penyebabnya dan bumil diharuskan istirahat total bed rest sampai tidak ngeflek lagi.

Kalau toh dengan bed rest dan pengobatan masih juga terjadi pendarahan, bisa jadi penyebabnya adalah kelainan kromosom, dan ini tidak bisa dicegah. Bisa diibaratkan ini adalah mekanisme alami dari tubuh untuk menggagalkan kehamilan yang ‘kurang memenuhi syarat’, jadi sifatnya alami.

Apr 20

Kapan Kelamin Janin Bisa Di-USG?

Banyak yang menanyakan kepada saya “Kapan sebaiknya USG dilakukan? Kapan waktu yang tepat untuk melihat jenis kelamin janin dengan USG?”

USG (Ultrasonografi)

USG adalah alat yang prinsip dasarnya menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh telinga kita. Dengan alat USG ini sekarang pemeriksaan organ-organ tubuh dapat dilakukan dengan aman (tidak ada efek radiasi). Jadi walaupun pemeriksaan kehamilan seminggu sekali menggunakan USG, sama sekali tidak ada efek negatifnya kepada bayi yang dikandung.

Kapan Jenis Kelamin Janin Bisa Terlihat Pada Saat USG?

Dari alat USG, dokter bisa mengetahui apa jenis kelamin janin dalam kandungan. Sebenarnya alat kelamin akan mulai terlihat pada usia kehamilan 5 bulan. Namun kebanyakan dokter akan memberikan informasinya pada usia hamil bulan ke 7. Hal ini karena pada usia janin bulan ke 7 alat kelamin sudah jelas terlihat dan tentu ini akan menghindarkan ibu dari rasa kecewa jika dipaksakan untuk mengetahui jenis kelamin terlalu dini pada usia hamil bulan ke 5. Oleh karena itu kadang ada yang bilang jenis kelamin berubah, padahal kemungkinan besar karena jenis kelamin belum jelas terlihat tapi sudah diinformasikan dahulu.

Beberapa bumil dalam pengakuannya ada beraneka ragam, mulai dari 5-6 bulan. Pada waktu itulah dokter baru bisa menjelaskan perihal jenis kelamin bayi melalui metode pemeriksaan dengan USG. Meskipun begitu, kadang kala tebakan dari USG tidaklah selalu betul, ini juga terjadi bahwa tebakan dari USG ternyata tidak sesuai dengan jenis kelamin yang sebenarnya ketika melahirkan. Hal ini terutama dipengaruhi oleh posisi janin dalam kandungan.

Namun demikian, tidak semua orang ingin mengetahui jenis kelamin bayinya. Bahkan bagi beberapa orang, kelahiran anak ibarat malam pengantin, ketidaktahuan malah memberikan kebahagiaan tersendiri.


Contoh USG yang mendeteksi jenis kelamin janin laki-laki.

Apr 14

Kapan Kehamilan Bisa Di-Test Pack?

Kabar yang paling ditunggu oleh pasangan yang menginginkan anak adalah kehamilan. Lantas bagaimana cara paling mudah mendeteksi kehamilan?

Cara termudah adalah dengan membeli test pack penguji kehamilan yang bisa dibeli di apotik. Alat ini berbentuk strip yang dicelupkan di urine pertama kali saat bangun tidur di pagi hari dengan kedalaman tertentu.

Tampung urine anda dengan wadah bersih, celupkan strip ke dalam urine selama 30 detik. Tunggu selama 3 menit, bila anda hamil maka muncul 2 garis. Bila tidak hamil, muncul hanya 1 garis.

Mengapa Sebaiknya Pagi?

Karena urine pertama kali pada waktu pagi itulah yang paling maksimal mengandung hormon hCG. hCG adalah hormon yang menandakan terjadinya pertumbuhan placenta karena terjadinya pembuahan.

Kapan Bisa Di-Test Pack?

Kehamilan sudah bisa dideteksi dengan test pack 7 hari setelah hubungan.

Apr 07

Kampanye ASI

Mar 30

Batuk Pilek Saat Hamil

Obat batuk pilek apa yang aman buat ibu hamil?

Prinsipnya sih memang bumil jangan minum obat sembarangan yang tidak diresepkan oleh dokter. Namun ada kalanya tentu mengalami sakit juga.

Sakit ba+pil ini sering juga mengenai bumil. Bahkan batuk yang parah bisa membuat bumil tidak bisa tidur. Sudah hamilnya merepotkan, eh … ditambah sakit pula.

Jadi untuk langkah awal bolehlah mengkonsumsi obat yang sekiranya aman.

Sebagai patokan untuk kehamilan di atas 16 minggu bumil bisa mengkonsumsi obat kombinasi yang mengandung

  • Paracetamol : untuk meredakan nyeri sendi saat flu dan menurunkan panas
  • Antihistamin : untuk meredakan alerginya, hidung gatal, meler. Contoh : CTM
  • Dekongestan : untuk hidung tersumbat. Contoh : efedrin
  • Antitusif : untuk batuk keringnya. Contoh : DMP
  • Ekspektoran : untuk batuk berdahak. Contoh : guaifenesin

Konsumsinya jangan berkepanjangan dan harus sesuai dosis ya ibu-ibu !

Untuk kehamilan kurang dari 16 minggu sebaiknya ke dokter.

Mar 24

Hamil Kosong Atau Blighted Ovum (BO)

Beberapa hari yang lalu saya ada pasien yang mengalami BO.

Sebenarnya yang disebut BO adalah hamil beneran, tapi janinnya tidak berkembang dengan sempurna. Bumil yang mengalami BO juga mengalami tanda-tanda kehamilan seperti layaknya wanita yang sedang hamil, di-test pack-pun hasilnya positif. Pembuahan juga telah terjadi, kantung kehamilan tetap berkembang, hanya saja embrionya tidak berkembang.

Penyebab

Belum diketahui secara pasti. Namun diduga karena :

  • Kelainan kromosom
  • Kelainan genetik
  • Kualitas ovum yang kurang baik
  • Usia ibu yang tidak muda lagi
  • Kualitas sperma yang kurang baik

BO ini tidak bisa dicegah, dihindari atau diantisipasi sebelumnya. Juga bukan karena hal mistik (janinnya digondol setan dll).

Ciri-Ciri

Pada bumil BO, rahim berhenti membesar, trus embrio tidak lagi berkembang kemudian mati. Lalu gugurlah kehamilan tersebut.

Proses keguguran tersebut bisa berlangsung berminggu-minggu, dimulai dengan kram perut, bercak-bercak coklat sampai perdarahan dalam jumlah banyak. Yang berbahaya adalah jika terjadi pendarahan berat. Sering juga keguguran berlangsung secara spontan.

Keguguran spontan menurut penelitian 50%-nya adalah hamil BO. Jadi … janin tidak berkembang dan mekanisme tubuh secara alami berusaha mengeluarkannya,

BO ini terjadi pada trimester 1.

Untuk memastikannya perlu dilakukan USG. Saat di-USG akan menunjukkan kantong kehamilan yang kosong tanpa janin. Seperti gambar di bawah:


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=-c48cseYEXI

Penanganan

Penanganan terbaik adalah dengan tindakan kuretase untuk membersihkan rahim dan mencegah infeksi.

Setelah kuret, ibu mengalami haid seperti sedia kala dalam 4-6 minggu kemudian.

Hamil BO ini bukanlah hal yang berulang, jadi setelah BO belum tentu di kehamilan berikutnya akan mengalami hamil BO lagi.

Yang perlu diperhatikan adalah unsur psikologis dari ibu yang telah mengalami BO ini, karena bisa menimbulkan kekecewaan atau kesedihan.

Mar 19

Penting! Imunisasi TT Pra atau Saat Hamil

Apa Manfaat Imunisasi TT?

Imunisasi ini diberikan untuk mencegah terkenanya bayi yang baru lahir dari penyakit tetanus yang mematikan. Penyakit ini ditularkan oleh ibu hamil kepada janinnya, atau bayi yang dilahirkan dengan alat yang tidak steril. Pencegahan dilakukan dengan cara memberi kekebalan pada ibunya melalui imunisasi ini.

Apakah Tetanus Itu?

Tetanus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani. Ia masuk melalui luka terbuka dan menyerang syaraf pusat. Bakteri ini umumnya ada di tanah, pupuk, kotoran hewan. Ia masuk lewat luka terbuka yang ada di kulit.

Kapan Pemberian Imunisasi TT?

TT diberikan 2 kali, yaitu TT1 dan TT2.

  • Terbaik sebelum hamil, TT1 dan TT2
  • Atau saat hamil, TT1 diberikan saat diketahui hamil pertama kali. TT2 diberikan paling tidak 4 minggu setelah TT1, atau paling lambat 2 minggu sebelum melahirkan

Manfaat imunisasi TT ini bisa melindungi ibu dari resiko terinfeksi tetanus dan mencegah bayinya terkena tetanus juga.

Efek Samping

Tidak ada. Hanya nyeri, bengkak, kemerahan pada bekas suntikan. Sembuh sendiri dalam 1-2 hari setelahnya.