Inkompetensi Cervix (Rahim Lemah Saat Hamil)

UPDATE :
Biaya Persalinan Januari 2020
Nomor Pendaftaran Di Graha Masyithoh Berubah Menjadi: 0817-559-000

Apakah Inkompetensi Cervix itu?

Inkompetensi cervix adalah kondisi dimana mulut rahim (cervix) mengalami pembukaan dan penipisan sebelum waktunya, sehingga tidak bisa menahan janin dan menyebabkan terjadinya keguguran (prematur). Kasus ini biasa terjadi tanpa adanya rasa nyeri dan umumnya terjadi pada trimester 2 dan 3.

Gejala Inkompetensi Cervix

Gejala yang sering terjadi adalah:
– Punggung sakit
– Panggul capek
– Perut kram
– Ada bercak darah
– Ada keputihan

Apakah Inkompetensi Cervix berulang?

Ada kemungkinan kasus ini dapat berulang di kehamilan berikutnya.

Apa saja penyebabnya?

Beberapa faktor risiko yang merupakan penyebab terjadinya kondisi ini diantaranya:
– Riwayat inkompetensi Cervix sebelumnya
– Trauma atau riwayat prosedur melalui Cervix
– Konisasi atau biopsi Cervix
– Kelainan anatomis Cervix
– Infeksi

Bagaimana mengatasinya?

Dokter akan memasang cerclage (ikat rahim) setelah usia kehamilan 14 w, untuk menahan Cervix tidak membuka dan melebar (dilatasi). Jahitan dibuka sekitar usia kehamilan 37 w untuk persiapan melahirkan. Anda juga diminta untuk bedrest. Mungkin juga Anda disuntik hormon penguat rahim.

Info Kenaikan Tarif BPJS

BB Ideal

Seorang Ibu ada yang bertanya apakah saat merencanakan hamil harus mengatur berat badannya ke bobot tertentu? Sebenarnya tidak ada keharusan. Idealnya sih tidak sampai kegemukan untuk mengurangi resiko yang mungkin terjadi.

Di bawah adalah tabel BB ideal menurut WHO sesuai BMI (Body Mass Index) dalam Kilo gram (Kg).

Beda Usia Kehamilan Antara HPHT Dan USG

Menentukan usia kehamilan bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu

  1. Berdasarkan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir)
  2. Dengan USG

Hasil perhitungan kedua cara di atas mungkin saja memiliki perbedaan. Tapi umumnya perbedaan ini tidak terlampau jauh, tidak lebih dari 2-3 minggu.

Penentuan usia kehamilan lebih akurat jika dilakukan berdasarkan pemeriksaan USG dibandingkan dengan HPHT.

Perhitungan melalui HPHT hanya dapat dipercaya apabila siklus menstruasi Anda teratur dalam 6 siklus terakhir.

Cara HPHT umumnya lebih dapat dipercaya pada trimester pertama dikarenakan pemeriksaan USG yang belum adekuat.

Kekurangannya adalah ibu sering lupa dengan kepastian tanggal HPHT-nya, sehingga perhitungan ini tidak jarang meleset dari usia yang sebenarnya.

Pada pemeriksaan dengan USG, perhitungan dilakukan dengan memperhatikan ukuran dan berat janin.

Saat memasuki trimester ketiga, perhitungan usia kehamilan lebih baik dilakukan dengan USG. Ini karena ukuran janin yang sudah cukup besar.

Yang penting adalah periksakan kehamilan secara teratur ke dokter kandungan sesuai yang dijadwalkan dokter Anda.

Tabel CRL vs Umur

Berikut disajikan tabel CRL vs Umur untuk umur kehamilan 14 w ke bawah. CRL (Crown Rump Length): adalah ukuran panjang janin dari kepala hingga pantat. CRL adalah cara paling akurat untuk menghitung umur janin di trimester pertama. Ini didapatkan saat dilakukan USG.

Tabel Pertambahan BB Bumil

Berikut ditampilkan tabel pertambahan berat bagian tubuh bumil (gram) pada umur kehamilan 10, 20, 30 dan 40 minggu.

Berikut ditampilkan grafik pertambahan berat bagian tubuh bumil (gram) pada umur kehamilan 10, 20, 30 dan 40 minggu.

Sesuai WHO 1965.

Tabel Untuk Memantau Kehamilan

Di sini saya tampilkan tabel Usia Kehamilan dalam minggu vs Rata-rata Berat Badan Janin, Rata-rata Tinggi Badan Janin dan Rata-rata Pertambahan Berat Badan Ibu Hamil.
Silakan dilihat di tabel bawah:


Tabel Usia kehamilan vs Rata-rata Berat Badan Janin, Rata-rata Tinggi Badan Janin dan Rata-rata Pertambahan Berat Badan Ibu Hamil


Grafik Usia kehamilan vs Rata-rata Berat Badan Janin


Grafik Usia kehamilan vs Rata-rata Tinggi Badan Janin


Grafik Usia kehamilan vs Rata-rata Pertambahan Berat Badan Ibu Hamil

Tabel di atas hanya patokan, jangan lantas menyimpulkan janin sehat atau tidak. Tetap rutin kontrol ke dokter ya Bu.

Kapan Detak Jantung Janin Bisa Di-USG

Denyut jantung janin adalah salah satu tanda kepastian adanya kehamilan, karena menunjukkan kehidupan di dalam rahim ibu.

Lalu kapan hal tersebut bisa dideteksi?

Pada umumnya terdeteksi dengan USG pada umur kehamilan 6,5-8 mg. Akan semakin jelas terdengar pada usia 12 mg atau lebih. Tapi untuk setiap kehamilan tidak mesti sama.

Tingkat kejelasan denyut jantung tergantung pada:

  • Umur kehamilan
  • Posisi janin
  • Posisi rahim
  • Berat badan ibu

Jumlah denyut jantung janin yang normal adalah 110-160 per menit.

Tabel GS vs Umur

Karena banyak yang bertanya, maka di sini saya tampilkan tabel ukuran GS / Gestational Sac / Kantung Kehamilan dalam cm vs Umur dalam W / Week / Minggu.

Kalau Ibu melakukan USG di awal kehamilan, maka akan terbaca ukuran diameter kantung kehamilan, karena janin belum nampak. Nah … berapa ukuran rata-rata diameter kantung kehamilan? Silakan dilihat di tabel bawah:


Tabel GS vs Umur


Grafik GS vs Umur

Tabel di atas hanya patokan, jangan lantas menyimpulkan janin sehat atau tidak. Tetap rutin kontrol ke dokter ya Bu.

Sedangkan untuk umur kehamilan lebih dari 12 w pakai cara yang ini.

Pentingnya USG Sejak Awal Kehamilan

Apakah USG itu?

USG (Ultra Sono Grafi) adalah adalah salah satu cara yang umum digunakan di kedokteran kandungan untuk memeriksa kondisi ibu dan janin saat masih dalam kandungan (sebenarnya masih banyak fungsi USG lainnya).

Mengapa Harus Periksa Sejak Awal?

Ketika ibu merasa telat, atau merasa ada tanda-tanda hamil, sebaiknya segera periksa, karena kehamilan bisa saja normal, hamil kosong, atau hamil anggur.
Jika kehamilan tersebut hamil kosong atau hamil anggur akan dilakukan tindakan segera. Dan jika kehamilannya normal, pemeriksaan USG akan memberikan banyak manfaat dalam mengetahui kondisi ibu dan janin yang dikandungnya.
Untuk tahap awal, pemeriksaan kepastian kehamilan bisa dilakukan secara mandiri dengan testpack yang banyak dijual di apotik. Kalau positif, ibu bisa pergi ke dokter kandungan terdekat untuk diperiksa dan diberikan obat sesuai kondisi ibu dan janinnya. Atau dokter bisa melakukan tindakan tertentu jika dirasa perlu.

Kegawatan Dalam Kehamilan

Yang dimaksud kegawatan adalah hal-hal yang bisa mengancam keselamatan nyawa baik ibu maupun janin yang dikandungnya. Contoh kegawatan adalah:

  • Pendarahan
  • Eklampsia / Pre-eklampsia
  • Plasenta lepas
  • Rahim sobek
  • Keguguran

Untuk itulah pentingnya dilakukan pemeriksaan sejak awal kehamilan.

Manfaat USG

Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan melalui USG ini, yaitu:

  • Deteksi kepastian kehamilan
  • Mengetahui umur kehamilan
  • Evaluasi hamil kembar
  • Mengetahui aktivitas jantung janin
  • Mengetahui berat badan janin
  • Mengetahui letak plasenta
  • Memeriksa cairan ketuban
  • Mengetahui jenis kelamin janin
  • Deteksi hamil di luar rahim
  • Ketidaknormalan janin
  • Kelainan bawaan
  • Perkembangan janin
  • Kelainan rahim

USG Transvagina dan USG Abdomen

Jika dilihat dari cara memeriksanya, USG dibagi menjadi 2, yaitu USG Transvagina dan USG Abdomen. Penjelasannya adalah:

USG Transvagina

USG Transvagina adalah USG yang cara memeriksanya dengan alat yang dimasukkan melalui vagina hingga mencapai pintu rahim. USG ini lebih dipilih untuk memeriksa kehamilan awal Trimester 1 saat ukuran janin masih kecil

Kelebihan:

  • Detil lebih baik
  • Bagus untuk ibu yang kegemukan (obesitas)
  • Bagus untuk rahim yang bentuknya ke belakang

Kekurangan:

  • Skala pemeriksaan lebih sempit
  • Tidak boleh untuk pasien yang belum pernah hubungan
  • Pasien mungkin merasa kurang nyaman

USG Abdomen

Sedangkan USG Abdomen adalah USG yang cara memeriksanya alat diletakkan di perut ibu hamil. USG ini lebih dipilih untuk memeriksa kehamilan Trimester 2 – 3 dimana ukuran janin sudah besar.

Kelebihan:

  • Skala lebih besar
  • Pasien nyaman
  • Bisa untuk pasien yang belum pernah hubungan

Kekurangan:

  • Detil kurang terutama untuk kehamilan awal
  • Butuh mengisi / memenuhi kantung kencing untuk pemeriksaan kehamilan awal

Jika dilihat dari tampilannya, USG bisa dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

  • USG 2 Dimensi: USG dengan tampilan datar, hitam putih, sulit “dibaca” orang awam
  • USG 3 Dimensi: Tampilan (gambar) jelas, bisa menampilkan prespektif kedalaman, jadi tidak datar seperti USG 2 D
  • USG 4 Dimensi: Tampilan 3 D dengan tambahan prespektif waktu, real time, bisa bergerak, seperti melihat video janin

Amankan USG ini?

USG memakai sarana gelombang suara untuk menghasilkan gambar. Tidak ada panas atau zat radioaktif yang dipancarkan. Jadi alat ini sangat aman. Sampai sekarang tidak ada laporan tentang kelainan janin / kecacatan yang diakibatkan oleh penggunaan USG.